"Saya merasa senang bisa ikut jualan disini, bisa cepat habis, biasanya saya jual di pasar saja", ujar Ramli, salah satu petani nanas. Meski begitu petani dari Desa Cibanteng ini mengaku belum siap untuk bekerja sama dengan Agrisocio karena merasa pekerjaannya sangat berat.
Berbeda dengan Ramli, Sekaryati istri seorang petani dari Desa Benteng justru senang telah bekerja sama dengan Agrisocio hampir dua tahun. Produk minuman remapahnya yang dulu hanya dipasarkan di desa-desa kini telah sukses merambah sampai Singapura. "Saya sih mau jadi manajer" seloroh Sekaryati pada pihak Koran Kampus saat ditanyai harapannya.
M. Q. Huda
Fadhli Sofyan



0 komentar: