Sidang Umum 1 KM IPB yang sengaja dibuka untuk
seluruh mahasiswa IPB pada Minggu (06/01) pagi tadi membludak. Meski
pelaksanaan sidang dilakukan dalam minggu UAS, mahasiswa IPB tetap tampak
antusias menghadiri sidang yang sebelumnya sempat tertunda sebanyak dua kali
tersebut. Sayang, ruang Kuliah (RK) Pinus Fakultas Pertanian yang dijadikan
lokasi sidang tak cukup menampung seluruh mahasiswa IPB yang hadir. Alhasil,
banyak mahasiswa yang terpaksa berdiri di belakang jejeran kursi yang telah
disediakan.
Tak hanya itu, bertambahnya jumlah mahasiswa
yang datang seiring berjalannya sidang membuat beranda RK Pinus pagi tadi
dipenuhi oleh mahasiswa yang tidak berkesempatan masuk ke dalam ruang sidang.
Hal ini karena pintu ruang sidang yang sengaja di tutup oleh pihak pelaksana
mengingat tidak ada lagi tempat kosong dalam ruang sidang.
Ketika dikonfirmasikan kepada Fahmi selaku PJS
terkait hal ini, ia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh mahasiswa IPB
yang hadir dalam sidang atas keterbatasan kapasitas ruangan. “Terkait ruangan,
kami sampaikan maaf kepada mahasiswa yang hadir. Sebelumnya kami sudah
mengupayakan untuk meminjam ruangan yang lebih besar. Hanya saja tidak ada
satupun ruangan yang bisa digunakan dan ini adalah opsi terakhir,” ujar Fahmi.
Ia juga berseloroh untuk RK Pinus sendiri pun ada penekanan khusus dari
penanggung jawab ruangan. “Kita diberi syarat untuk menjaga jalannya sidang
agar tidak ada aksi anarkis seperti kemarin.”
David Pratama


0 komentar: