Cuaca dingin di musim hujan seperti
ini membuat perut kita cepat lapar. Hujan yang turun hampir sepanjang hari juga
membuat orang enggan bepergian keluar. Jangankan pergi ke kampus, mencari makan
saja rasanya sangat berat. Meskipun udara semakin terasa dingin, jangan biarkan
perut anda kosong karena malas keluar mencari makanan.
Jika anda ingin mencari tempat
yang asik untuk menghangatkan tubuh di saat hujan sambil menyantap makanan, Angkringan Pak Bos bisa menjadi pilihan.
Angkringan yang terletak di kawasan Pangkot Balio ini berkonsep minimalis dan merakyat
khas angkringan jogja, meskipun tempat duduknya tidak lesehan seperti
angkringan pada umumnya. Pembeli bisa duduk dan ngobrol berlama-lama disini sambil
menyeruput minuman hangat.
Sajian menu yang bisa dijumpai
disini diantaranya adalah Setong,
singkatan dari Sego Tongkol, yang artinya Nasi Tongkol dalam bahasa jawa. Meski
terkesan sederhana, sajian nasi dengan lauk ikan tongkol ini menjadi menu andalan
Angkringan Pak Bos. Kemasannya yang ‘mini’ serupa dengan Nasi Kucing khas angkringan
jogja. Gurihnya ikan tongkol cocok disajikan dengan nasi yang masih hangat.
Anda sudah bisa membawa pulang satu bungkus Setong hanya dengan 1500 rupiah saja.
Menu lain yang bisa dinikmati diantaranya adalah Setem (Sego Tempe), Seter
(Sego Teri), berbagai macam sate seperti telur puyuh, usus, kikil, serta ceker
dan sayap ayam. Untuk minumannya ada Kopi/Susu Jahe, Jeruk Hangat, dan Susu
Panas yang bisa jadi pilihan.
Jika ingin sekedar
menghangatkan tubuh, Wedhang Jahe Susu ditemani gorengan hangat bisa jadi
pilihan yang maknyos. Soal harga, jangan khawatir karena
setiap menu di Angkringan Pak Bos relatif terjangkau untuk ukuran mahasiswa. Untuk
menikmati sebungkus Sego Tongkol dan segelas Wedhang Jahe Susu nikmat anda
cukup mengeluarkan 5000 rupiah saja.
Muhammad Fahmi Alby

0 komentar: