Oleh : Ari Fauzi Sabani
Kesehatan merupakan sebuah keharusan yang dibutuhkan oleh manusia,
kesehatan sangat bersinkronisasi dengan
apa yang manusia masukan kedalam mulutnya. Tak heran apabila semua orang
menganggap bahwa makanan minuman sehat dan bergizi adalah hak asasi yang harus
didapatkan. Namun, sungguh sangat ironi apabila kita melihat suatu
pendeskripsian tentang makanan dan minuman sehat dalam ruang lingkup kawasan
Institut Pertanian Bogor.
Keberadaan kampus IPB ini memang telah membangkitkan gairah ekonomi
yang luar biasa serta mampu menciptakan suatu simbiosis mutualisme yang sangat
kuat diantara masyarakat. Kedai makanan, warteg, rumah makan, dan kantin
merupakan salahsatu indikasi pertumbuhan perekonomian masyarakat sebagai hasil
dari suatu hubungan yang saling menguntungkan itu. Sebagai kampus yang
berdomisilikan manusia berjenis mahasiswa dari berbagai pelosok negeri, maka
para mahasiswa ini sangat membutuhkan suatu perangkat yang mampu mengatasi
nafsu makan mereka yang setiap harinya tak bisa dihentikan.
Keberadaan warung-warung makan ini sendiri telah menempatkan diri
pada salahsatu segi kehidupan penyokong aktivitas para mahasiswa. Namun,
perannya saat ini dalam memenuhi kebutuhan para mahasiswa belum sempurna dan
belum sesuai dengan yang diharapkan. Aktivitas mahasiswa IPB yang sangat
menguras tenaga dan pikiran menuntut mereka harus mendapatkan asupan makanan
yang sehat dan bergizi agar mereka dapat bertahan dalam menempuh pendidikan di
IPB. Pada faktanya, kebanyakan penyedia makanan di sekitaran kampus hanya mengusung
aspek estetika cita rasa dan belum memperhatikan aspek penting lainnya sepeti
gizi dari makanan yang dijual, estetika tempat, dan kebersihan makanan maupun tempatnya.
Hal itu menjadi tugas responsi realita yang harus diemban oleh
penjual makanan, dan pihak pengelola dari IPB sendiri. Pihak pengelola dari IPB
harus mampu mensosialisasikan standar yang sesuai serta mengontrol proses jual
beli makanan itu sendiri dalam kaitannya terhadap pengimplementasian standar
yang telah ditetapkan. Permasalahan ini menjadi sesuatu yang sangat penting dan
urgen karena menyangkut kelangsungan hidup para mahasiswa.Oleh karena itu,
tindakan nyata sebagai pemecahan dari permasalahan ini perlu dilakukan segera
dan tidak bisa ditunda-tunda.

0 komentar: