Institut Pertanian Bogor
sebagai world class university sedang gencar-gencarnya kampanye go green IPB cinta lingkungan
kepada seluruh warga IPB. Seperti yang diterapkan pada mahasiswa
Tingkat Persiapan Bersama (TPB) sejak resmi menjadi mahasiswa baru IPB yaitu
adanya peraturan rektorat serta asrama TPB yang tidak memperkenankan mahasiswa
TPB membawa kendaraan. Tujuannya adalah menjadikan IPB sebagai kampus
hijau dan sehat, serta demi menjaga keamanan bersama.
Jika ditilik lagi kebelakang
pernah terjadi peristiwa duka yang menyebabkan hilangnya nyawa dua orang
Satpam kampus, disebabkan kasus pencurian kendaraan beroda dua di
lingkungan kampus, yang ternyata kendaraan tersebut milik mahasiswa TPB. Namun,
kejadian malang tersebut masih belum disadari dengan baik oleh beberapa
mahasiswa TPB yang masih membawa kendaraan pribadi ke lingkungan kampus.
"Mereka membawa motor dan
mobil karena sebagian dari mereka tidak tinggal di asrama, dan harus mobilisasi
jarak jauh setiap hari dari rumah menuju kampus.Walaupun memakai kendaraan
pribadi adalah hak bagi setiap orang, tetapi tetap saja itu suatu bentuk pelanggaran
aturan bagi mahasiswa TPB," tutur salah satu mahasiswi berinisial RH.
Banyak mahasiswa lain yang
merasa hal tersebut bukanlah hal yang adil dan cukup memicu kecemburuan
sosial. Disamping peraturan
tidak membawa kendaraan mereka langgar, mereka juga mengabaikan peraturan wajib tinggal di asrama. Hal-hal
tersebut cukup memicu pertanyaan apakah tidak ada sanksi bagi mereka yang
membawa kendaraan?
“Sayang sekali dan benar-benar
rugi teman-teman yang tidak menaati peraturan tersebut, padahal mahasiswa
TPB sudah di fasilitasi oleh IPB. Seharusnya mereka bisa menghormati
teman-teman TPB lainnya yang taat peraturan. Sanksi yang diterapkan bagi mereka
yang melanggar adalah pengaruh terhadap nilai Indeks Prestasi Program
(IPP) asrama dan nilai kepenghunian yang akan mempersulit mereka kelak ketika
mereka akan lulus dari IPB” Ujar Ukhti Dayah (SR A5).
Kini jarak antara Common
Class Room (gedung kuliah TPB) dengan asrama yang mahasiswa TPB tempati
sudah cukup dekat khususnya bagi asrama putri (A1, A2, A3, dan A4), serta
asrama putra (C1, C2, dan C3). Sementara bagi asrama yang letaknya cukup jauh
dari CCR seperti A5 dan C4 pun telah difasilitasi IPB bus kampus gratis, mobil
listrik, serta sepeda kampus yang tersedia hampir disetiap gedung yang ada di
IPB. Sehingga dapat dikatakan angkatan sekarang sudah lebih terfasilitasi dari
pada jaman dahulu, dimana letak gedung kuliah TPB berpencar jauh di fakultas
yang berbeda-beda.
Dibalik berbagai macam pro dan
kontra yang terjadi, alangkah baiknya jika seluruh mahasiswa TPB dapat memanfaatkan
fasilitas yang ada serta sadar peraturan karena peraturan pasti dibuat untuk
kebaikan bersama.
Rona Fauzan Noer - Reporter Magang
0 komentar: