Delapan tahun silam, 18 Februari 2004, empat orang
mahasiswa berinisiasi membangun wadah jurnalistik yang independen di
kampus IPB. Sebuah langkah baru guna memperbaharui semangat pers di IPB.
Saat itulah, Koran Kampus IPB berdiri sebagai Lembaga Pers Mahasiswa
di tanah IPB.
Seperti tertuang dalam UU Pers, lembaga pers sering disebut sebagai
pilar keempat demokrasisetelah lembaga legislatif, eksekutif, dan
yudikatif , serta pembentuk opini publik yang paling potensial dan
efektif. Menurut tokoh pers, Jakob Oetama , syarat mutlak agar pers
dapat secara optimal dijalankan perannya jika diberikan kebebasan pers.
Sayangnya, kebebasan pers tersbut sering disalahartikan sebagai
kebebasan sebebas-bebasnya tanpa memperdulikan norma, etika, dan nilai
luhur kehidupan yang diemban.
Di usia ke delapan Koran Kampus IPB ini, semangat kebebasan pers
dengan tetap mengemban nilai luhur akan menjadi acuan untuk mengarungi
gejolak kehidupan IPB tahun ini. Pelajaran tahun sebelumnya akan menjadi
batu pijakan untuk meningkatkan kualitas produk jurnalistik Koran
Kampus IPB 2012. Peluncuran produk Online, buletin, karya
profesi, tabloid, dan majalah diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi
mahasiswa IPB dengan ketajaman analisa dan keberimbanganya. Pembentukan
sistem kerja baru, pelatihan profesional, dan kejelasan target terbit
merupakan upaya jelas tindak lanjut evaluasi tahun sebelumnya.
Koran Kampus IPB 2012 menegaskan kembali bahwa Koran Kampus IPB
adalah lemabaga pers yang independen, tidak berpihak, dan tidak punya
kepentingan apapun selain untuk pencerdasan pembaca. Koran Kampus IPB
akan mengkritisi rezim yang mendominasi dan mengapresiasi setiap
prestasi sebagai upaya ketidakberpihakan. Dengan demikian, independensi
Koran Kampus IPB semoga akan terus terjaga dengan pengawasan dari
mahasiswa sebagai pembaca setia.
Selamat Ulang Tahun Koran Kampus IPB !
Pimpinan Redaksi Koran Kampus IPB
M Farid Farochi

0 komentar: