Berbeda
dari dua tahun sebelumnya, tahun ini Student Expo IPB yang dihelat di sepanjang
koridor FEMA mulai hari ini, Senin (5/3) sampai Rabu (7/3) nanti menghadirkan
beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Profesi (HIMPRO) yang ada
di IPB. “Jika dua tahun yang lalu acara Student Expo ini hanya diisi oleh BEM
se-IPB saja, maka kini lewat visi kami dalam mewujudan sinergis antar-LK, maka
kami juga mengundang teman-teman dari ranah UKM dan HIMPRO,” tutur Muhammad
Rifkyansyah sewaktu ditemui oleh Kru Korpus di tempat. UKM yang bergabung akan mendapat kesempatan mengisi
partisi-partisi yang telah disediakan oleh panitia. “Untuk partisi sendiri,
kami hanya mengenakan biaya sepuluh ribu rupiah untuk masing-masing UKM dalam
bentuk commitment fee,” tambahnya.
Rifky
yang menjabat sebagai Menteri Kominfo BEM KM ini sempat menyampaikan
kekecewaannya karena yang tercatat bergabung dalam Expo tahun ini hanya sekitar
15 UKM saja. Akan tetapi, menurutnya hal
ini tidak terlalu menjadi masalah.
Selain ditunjukkan
lewat partisipasi UKM, visi sinergitas tahun ini juga ditunjukkan dengan
penyatuan stand seluruh BEM dan
HIMPRO yang ada di IPB. Jika sebelumnya BEM-B, BEM-C, dan BEM-D mendirikan stand terpisah di seputar FPIK, FAPET,
dan FKH, kini ketiga BEM bersama HIMPROnya tersebut memiliki kesempatan untuk
bergabung dalam tempat yang sama bersama BEM dari fakultas-fakultas lain.
“Acara
Expo tahun ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu. Jika tahun lalu ada pemisahan
tempat, maka tahun ini kami memiliki kesempatan yang lebih besar dengan adanya
penggabungan area stand karena
otomatis pengunjung akan lebih ramai,” ungkap Aditya Ananda Putra (IPTP 46)
selaku Ketua HIMASITER IPB. Ia juga mengatakan dengan adanya penggabungan
tempat ini sinergis antar-LK dapat diwujudkan dan tidak ada LK terutama BEM
yang merasa ditinggalkan.
David
Pratama
Nana Rodiana
Nana Rodiana

0 komentar: